Selasa, 29 April 2014

TINGKATAN KEBENARAN

TINGKATAN KEBENARAN

Catatan pesantren bersama Ustadz Halim Rofi’i
Oleh : @Zaenal_Edufunia
(Santri Metropolis of Al-Hikam and Firdaus Malang)
 
Ust Halim Rofi'i : Pengasuh PesMa Firdaus Malang
Kebenaran itu ialah makanan jiwa yg membuat jiwa dan hati kita tenang dan mantap. Manusia selalu mencari kebenaran, membina dan menyempurnakannya sejalan dengan kematangan kepribadiannya. Jadi kita harus benar dan terus mencari kebenaran namun jangan merasa paling benar karena kebenaran mutlak hanyalah milik Allah.
kebenaran dibagi 4 tingkatan yaitu 1. kebenaran Indrawi, 2. kebenaran Ilmiah, 3. kebenaran filosofis, 4. kebenaran agama.

1. Kebenaran indrawi memiliki nilai nisbi/relatif/seolah-olah/bisa gini bisa gitu/bergantung kpd orang yg memandang contoh kecantikan wanita. di mata seorang pria, kecantikan wanita bersifat relatif. mengapa? karena instrument pengukurannya berbeda maka hasilpun berbeda. karena mata merupakan indra, maka sudutpandang pun mempengaruhi kemutlakannya. maka disebutlah kebenaran indrawi tersebut bernilai nisbi.
2. Kebenaran ilmiah. kebenaran ilmiah memiliki nilai empiris, sistematis, logis dll. namun kebenaran ilmiah tak bisa sampai pada metafisika . mungkinkah penelitian ilmiah meneliti ruh, syaitan/sihir/santet dll. ternyata tidak. knapa? ya karena sihir tak logis & tidak empiris.
3. Kebenaran filosofis. kebenaran filosofis ini memiliki nilai "spekulatif" artinya renungan mendalam & "nilai" sebagai indikator kebenaran. kebenaran filosofis ini dianggap benar jika sesuai/mendekati dengan nilai contoh putusan hakim dinilai benar jika "adil" dan dalam konteks ekonomi kapitalis manusia boleh di ekspolitasi dengan tujuan “efisiensi” karena nilai dari kapitalis adalah efektif dan efisien untuk profit sebesar-besarnya.
4. Kebenaran agama. kebenaran agama bersifat/benilai mutlak. apa2 dlm Al-qur'an itu mutlak. knapa mutlak? karena tak ada yg bisa merevisinya. Al-qur'an itu kebenaran mutlak karena tak ada yg bisa mengamandemennya. tak ada keraguan di dalamnya. ALQUR'AN is ABSOLUTE TRUTH

Sabtu, 26 April 2014

BERKENALAN DENGAN PERBANKAN SYARIAH

Tak kenal maka tak sayang, begitu pepatah mengatakan. Meski ada sesuatu yang baik namun tidak dikenal sulit bagi kita menyayanginya. Meskipun hadir dengan beberapa karakteristik dan kelebihan, masih banyak perdebatan tentang baik tidaknya bank syariah. atau sekedar melihat perbedaan bank syariah dan bank konvensional kurang mendalam sehingga melahirkan kesimpulan “sama saja”. Pertanyaannya. Kalau memang sama, mengapa bank konvensional harus membuka bank syariah?. Tentu ada perbedaan antara keduanya. Tulisan ini membahas secara umum perbedaan bank syariah dengan konvensional

A.    Islam Is The Perfect Religion
Islam adalah agama series terakhir. Agama dari tuhan semesta alam yang dibawa oleh muhammad SAW sebagai penyempurna agama sebelumnya. Seperti halnya operating sistem (OS) window atau machintos series terbaru menyempurnakan series pendahulunya seperti window XP disempurnakan menjadi Window Vista, dan vista disempurnakan lagi menjadi Window 7 dst hingga series terakhir. Tentunya ada beberapa aplikasi, fitur, tampilan dll dari window 7 yang tidak dimiliki oleh window xp maupun vista.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا (٣)
pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu.
Apa saja yang diatur oleh islam? Islam mengatur segalanya. Islam adalah ajaran yang lurus, sempurna, menyeluruh, dan dapat diterapkan kapanpun dan dimanapun. Tidak hanya mengatur hal-hal agama dan akhirat, namun juga hal-hal dunia. Bukan hanya sekedar sholat, puasa, khitan dll tapi juga bidang ekonomi, politik, pendidikan, sosial dll. Dari mengatur ekport-import, transaksi di pasar dll sampai menerima tamu, senyum bahkan ke kamar kecil sekalipun.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (٢٠٨)
208. Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

B. Al-Qur’an Is Holy Book
Apakah al-qur’an itu benar? Bolehkah kita meragukan kebenarannya? islam mempunyai kitab suci dan murni tidak ada keraguan didalamnya yaitu Al-Qur’an yang tanpa tambahan atau pengurangan sedikitpun. Meragukannya boleh-boleh saja. Karena ragu merupakan sikap kita terhadap sesuatu yang belum teruji kebenarannya. Contoh ketika saya bilang “benar, pesawat ini bisa melaju melebihi kecepatan suara“. Ada yang yakin karena sudah tahu, namun juga ada yang ragu karena belum mengetahui hal tersebut dan menganggap itu tidak masuk akal. Contoh lain pada hari perhitungan nanti tangan kaki kita yang berbicara, benarkah itu bisa terjadi?
Al-qur’an diturunkan 14 abad lalu, beberapa kebenarannya ditemukan ketika ilmu-ilmu dan perkembangan teknologi sudah maju. Beberapa diantaranya dalam ilmu astronomi. Pada awal abad ke-20, fisikawan rusia, alexander friedmann, dan ahli kosmologi belgia, george lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan berkembang
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ (٣٠)
30. dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?
Ayat diatas merupakan salah satu kebenaran al-qur’an, masih banyak tentunya ayat yang terbukti kebenarannya yang tidak mungkin dibahas disini. Jika masih terdapat keraguan akan al-qur’an silahkan mengikuti tantangan allah,
وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (٢٣)
dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. 23.

Going to Cangar



Mun'im, Oby dan Aku


Me and Bumble-BeAT "My Motorcycle"

AGAMA, ALIRAN & IDEOLOGI ISLAM (Part-3)

AGAMA, ALIRAN & IDEOLOGI ISLAM (Edisi Ke-3 selesai) 
      catatan pesantren untuk kalangan sendiri
oleh : abah Hasyim Muzadi
Pengasuh Al-Hikam Malang dan Depok : Abah Hasyim Muzadi
       Anak-anak sekalian, sebelum saya melanjutkan pembicaraan beberapa aliran dan ideologi yang berkembang di dunia Islam dari segi pendekatan sejarah dan pendekatan ajaran. Terlebih dahulu, saya ingin memberi muqaddimah tentang gejala yang masuk pada bulan Rabi'ul Akhir 1428 H. Suasana saat ini sudah mulai bergeser. Dulu, fitnah merebak di kalangan orang kecil atau rakyat karena ulah orang besar, sehingga diingatkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Surat Al-Anfaal : 25
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
       Maksudnya: Waspadailah bencana (fitnah) yang bahayanya tidak hanya akan mengenai orang yang berdosa maupun yang berbuat dzalim, akan tetapi orang yang shalih pun juga akan kena imbasnya, padahal mereka tidak bersalah. Jadi, orang yang menjadi korban bencana (fitnah) di sini ada dua macam: Korban karena dia memang bersalah, maka itu adalah akibat kesalahannya sendiri; dan orang yang menjadi korban, padahal dia tidak tidak bersalah, maka dalam hal ini dia menjadi syahid dunia.
Edufunia Right. Diberdayakan oleh Blogger.