Tampilkan postingan dengan label Pesantren Mahasiswa Al-hikam Malang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesantren Mahasiswa Al-hikam Malang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 April 2014

AGAMA, ALIRAN & IDEOLOGI ISLAM (Part-3)

AGAMA, ALIRAN & IDEOLOGI ISLAM (Edisi Ke-3 selesai) 
      catatan pesantren untuk kalangan sendiri
oleh : abah Hasyim Muzadi
Pengasuh Al-Hikam Malang dan Depok : Abah Hasyim Muzadi
       Anak-anak sekalian, sebelum saya melanjutkan pembicaraan beberapa aliran dan ideologi yang berkembang di dunia Islam dari segi pendekatan sejarah dan pendekatan ajaran. Terlebih dahulu, saya ingin memberi muqaddimah tentang gejala yang masuk pada bulan Rabi'ul Akhir 1428 H. Suasana saat ini sudah mulai bergeser. Dulu, fitnah merebak di kalangan orang kecil atau rakyat karena ulah orang besar, sehingga diingatkan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Surat Al-Anfaal : 25
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan Ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.
       Maksudnya: Waspadailah bencana (fitnah) yang bahayanya tidak hanya akan mengenai orang yang berdosa maupun yang berbuat dzalim, akan tetapi orang yang shalih pun juga akan kena imbasnya, padahal mereka tidak bersalah. Jadi, orang yang menjadi korban bencana (fitnah) di sini ada dua macam: Korban karena dia memang bersalah, maka itu adalah akibat kesalahannya sendiri; dan orang yang menjadi korban, padahal dia tidak tidak bersalah, maka dalam hal ini dia menjadi syahid dunia.

Sabtu, 19 April 2014

AGAMA, ALIRAN DAN IDEOLOGI ISLAM part 1

AGAMA, ALIRAN DAN IDEOLOGI ISLAM 
catatan pesantren untuk kalangan sendiri
oleh : abah Hasyim Muzadi

       Pengajian ini akan membahas tentang Islam dan gerakannya secara nasional dan internasional yang kemudian mempengaruhi suasana kaum muslimin, baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Di dalam dunia Islam, ada tiga istilah;
1.    Tentang agama Islam;
2.    Tentang aliran di dalam Islam;
3.    Tentang ideologi yang berbasis Islam.
       Kalau yang pertama, agama Islam adalah ajaran Nabi Muhammad SAW. Itu sudah jelas pengertiannya, yakni tatanan kehidupan, baik secara aqidah, syari'ah, dan akhlaq; yang menyangkut kehidupan kita di dunia dan di akhirat. Sehingga agama selalu bersifat transendental dan immanent. Transendental artinya: Ada kaita-mengkait dengan Dzat Allah yang mewujudkan, sedangkan Immanent artinya ada ajaran-ajaran untuk kemanusiaan. Jadi, dalam agama Islam ada yang bersifat ghaibiyyah dan ada juga yang bersifat dzahiriyah.
       Adapun pengertian aliran di dalam Islam adalah pemahaman seseorang atau kelompok terhadap Islam sebagai ajaran. Ingat! Islam sebagai ajaran, bukan salah satu segi saja, tapi Islam secara utuh sebagai agama. Contoh aliran Islam; Syi'ah, ASWAJA, Mu'tazilah, Jabariyah (Aliran yang berpendapat bahwa manusia itu terserah nasib, tidak ada yang perlu dikerjakan, karena semua sudah ditentukan oleh nasib). Jadi, aliran Islam merupakan pemahaman orang atau kelompok tentang Islam secara utuh sebagai ajaran.
       Sedangkan ideologi yang berbasis Islam adalah pemikiran orang terhadap penerapan ajaran Islam dalam konteks tertentu yang diyakini itu benar. Misalnya; Bagaimana Islam ini kalau dibawa ke politik?. Artinya di sini ada ideologi politik Islam; Bagaimana Islam ini kalau dibawa ke ekonomi?, maka ada ideologi ekonomi Islam; dst. Jadi, Ideologi Islam itu artinya sudah masuk pada pemikiran seseorang atau kelompok tertentu tentang Islam dalam masalah tertentu. Hal ini berbeda dengan aliran Islam yang memahi Islam secara keseluruhan, tapi pemahamannya berbeda-beda.

Sabtu, 22 Maret 2014

Seminar Pemberantasan Korupsi Al-Hikam


Seminar Pemberantasan Korupsi di Indonesia dan Problema Penegakan Konstitusi part 1. bersama Mahfud MD (MK), Abraham Samad (KPK), K.H Hasyim Muzadi (Ulama), Cendikiawan dan Tokoh Masyarakat Se-Jawa Timur diselenggarakan di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang Tanggal 11 Oktober 2012
dihadiri pula oleh perwakilan beberapa ormas se Jawa Timur dan Pers Nasional.
Perangi Korupsi dari Hal yang terkecil dari diri dan lingkungan diri kita, jagalah diri dan keluarga kita dari korupsi. dan pastinya dalam memberantas korupsi akan banyak yang menentang kita kerena korupsi sudah sangat masif, tapi apapun keadaannya yakinlah Allah akan selalu bersama orang yang baik dan melakukan perbaikan. Amin
MERDEKAAA..!!!

Selasa, 04 Maret 2014

SANTRIPRENEUR COMMUNITY

SANTRIPRENEUR COMMUNITY SEBAGAI EKSISTENSI ENTREPRENEURSHIP SANTRI ALHIKAM

Analisis sosial
 tugas ini disusun untuk memenuhi mata dirosah
yang dibina oleh Ustadz Munjin Nasih



  
Oleh
M Zaenal Abidin
2008170719



KELAS IV
PESANTREN MAHASISWA ALHIKAM MALANG
2011


Dasar-dasar
È@è%ur (#qè=yJôã$# “uŽz|¡sù ª!$# ö/ä3n=uHxå ¼ã&è!qß™u‘ur tbqãZÏB÷sßJø9$#ur ( šcr–ŠuŽäIy™ur 4’n<Î) ÉOÎ=»tã É=ø‹tóø9$# Íoy‰»pk¤9$#ur /ä3ã¥Îm7t^ã‹sù $yJÎ/ ÷LäêZä. tbqè=yJ÷ès? ÇÊÉÎÈ  
105. dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

ö@è% ÉQöqs)»tƒ (#qè=yJôã$# 4’n?tã öNà6ÏGtR%s3tB ’ÎoTÎ) ×@ÏJ»tã ( t$öq|¡sù šcqßJn=÷ès? ÇÌÒÈ  
39. Katakanlah: "Hai kaumku, Bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, Sesungguhnya aku akan bekerja (pula), Maka kelak kamu akan mengetahui,


  

SANTRIPRENEUR COMMUNITY SEBAGAI PENJAWAB MENURUNNYA SEMANGAT DAN MINAT KEWIRAUSAHAAAN SANTRI ALHIKAM


M. Zaenal Abidin
Santri kelas IV Pesma Alhikam Malang.

Kata Kunci: Santripreneur community, sinergisitas, eksistensi entrepreneurship santri.

Senin, 03 Maret 2014

Smesco Mart Al-Hikam

Menganalisis Atmosfir Toko retail SMESCO Mart Al-Hikam. 
Jln. Cengger Ayam No 25  Malang
 
Bertempat di pesantren mahasiswa Al-hikam Malang selama 4 tahun lebih dan sudah berkali-kali mengunjungi Smesco mart Al-hikam, tak ada salahnya jika saya menganalisis toko retail favorit masyarakat ini. saya sebagai anak ekonomi dan bisnis ingin mengetahui mengapa al-hikam ini jauh lebih ramai dibandingkan retail indomaret dan alfamart sebelah. analisis ini tidak memenuhi syarat ilmiah yang bisa dibuktikan dengan pembuktian empiris, namun bukan pula sangat subjektif karena saya anak Al-hikam. apapun itu inilah hasilnya. ini dia...!!
Dewasa ini persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat dan banyak perusahaan yang dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen atau pelanggannya dalam memenuhi semua keinginan konsumen. Konsumen merupakan hal yang penting untuk kelangsungan sebuah perusahaan, oleh karena itu mempertahankan konsumen sangatlah perlu dilakukan oleh sebuah perusahaan, agar kesuksesan sebuah perusahaan dapat tercapai. Berdasarkan hal tersebut pelayanan merupakan landasan dasar yang memperkuat keseluruhan proses pemasaran untuk dapat terus berjalan.
Atmosfer toko adalah gambaran suasana keseluruhan dari sebuah toko yang diciptakan oleh elemen fisik (eksterior, interior, display) dan elemen psikologis (kenyamanan, pelayanan, kebersihan, ketersediaan barang, kreativitas, promosi, teknologi
EXTERIOR SMESCO ALHIKAM.

Rabu, 26 Februari 2014

Dawuh Abah Hasyim Muzadi

PIDATO PENGARAHAN ABAH HASYIM 
Mennegristek Prof. Ir. Kusmayanto Kadiman, Ph.D dalam acara peresmian Lab Komputer dan Warintek Al-Hikam  

       Yang harus selalu anak-anakku ingat, bahwa Al-Hikam ini adalah Lembaga Pendidikan. Kamu di sini untuk dididik, dibangun dan dikembangkan karakter serta kepribadiannya. Jadi, jangan ada yang menganggap bahwa kamu boleh semaunya sendiri di sini. Kalau pribadi ini ingin hidup, maka pertama kali yang dihidupkan adalah hati. Menghidupkan hati itu tidak bisa hanya dengan ceramah saja, akan tetapi harus dengan ibadah. Oleh karena itu, shalat, dzikir, istighatsah dan semacamnya adalah sarana untuk menghidupkan hati. Kemudian, baru pikiran yang dihidupkan. Pikiran itu dihidupkan dengan ilmu pengetahuan, yaitu melalui dirosah dan kuliah. Jika hati dan pikiranmu itu hidup, maka keduanya akan mengatur kehendak-kehendakmu, kemauanmu, dan kreasimu, agar ada keseimbangan antara perkembangan dan kelurusan hidup. Semua itu harus bersentuhan dengan pengalaman pengorbanan dan tanggung jawab. Dari situ baru akan melahirkan kekuatan untuk mengatasi berbagai masalah.
       Pendidikan akan berhasil kalau seseorang berhasil mengatasi masalah hidupnya, dan dia tidak akan pernah berhasil, ketika hidup orang itu sendiri sudah bermasalah. Oleh karena itu, anak-anak muda yang hidup dalam derita, sangatlah bagus, asalkan tidak pada tingkat kolaps. Jadi, sekolah atau mencari uang sendiri dengan mengajar, itu lebih indah dan lebih memungkinkan bagi dia untuk tumbuh menjadi orang besar dibandingkan anak-anak muda yang bersikap hedonis, karena pengorbanan yang dia lakukan merupakan latihan membentuk kepribadiannya. Teman-teman saya dulu yang ketika masih hidup serba enak-enakan, ketika mereka sudah tua, tidak tersisa apa-apa, kecuali hanya mengeluh. Sedangkan teman-teman saya yang masa mudanya penuh pengorbanan, pada umumnya mereka memperoleh sesuatu yang prestisius.

Selasa, 18 Februari 2014

Biografi of Dr KH Achmad Hasyim Muzadi

Country: Indonesia
Date of Birth: 8 August 1944
Source of Influence: Administrative, Political, Development
Influence: Leader of approximately 30 million members of the Nahdlatul Ulama

School of Thought: Traditional Sunni

18th of the 500 most influential muslims in the world
Dr KH Achmad Hasyim Muzadi is the leader of Indonesia's largest independent Muslim organization and one of the world's most influential Islamic organizations, Nahdlatul Ulama (NU), or 'Awakening of Scholars'. He guides millions through his work with the NU.
Head of Expansive Network
The Nahdlatul Ulama boasts an expansive network that covers 30 regions with 339 branches, 12 special branches, 2,630 representative councils and 37,125sub-branch representative councils across Indonesia. This network practices the doctrine of Ahlassunah wal Jama'ah, which is Arabic for 'people of the Sunna (practices of the Prophet Muhammad) and the community'. They base their practices on the traditional sources of Islamic jurisprudence—mainly the Qur’an, Hadith, and major schools of law.
Among its aims are the propagation of Nahdlatul Ulama's message and also an expansion of its already extensive network of members in Indonesia. This is the basis of many of the organization's social reform efforts. With a solid structure of central and regional boards, branch and special branch boards, and various advisory councils, Muzadi sits at the top of this increasingly influential Sunni movement.
Model of Traditionalism
With a mainly rural membership base, the Nahdlatul Ulama distinguishes itself from other Islamic organizations in Indonesia by positioning itself as a premier organization of traditional Islam—with an emphasis on education and political engagement based on Islamic principles. Muzadi also speaks up against edicts of the Indonesia Ulema Council that are inconsistent with the legal leniency of Islamic law, such as the recent fatwas (religious rulings) against smoking, and a subsequent proscription against Facebook.
Social Servant
The Nahdlatul Ulama has made substantial charitable contributions to Indonesian society in the fields of educational development, healthcare, and poverty alleviation. Although Muzadi stresses that the work of his organization is geared toward establishing a secular nation-state based on a body of modern and moderate Muslims; his agenda items—such as anti-corruption laws and social reform measures—are deeply rooted in Islamic principles.

Jumat, 14 Februari 2014

PDKT kepada Allah SWT

TATA CARA & TINGKATAN TAQARRUB KEPADA ALLAH SWT
Abah Hasyim Muzadi


          Pada bulan kemarin, saya menganjurkan agar di dalam kehidupan yang semakin sulit ini, kita harus meningkatkan rasa keimanan dan tawakkal kepada Allah SWT, agar rohani dan pikiran kita tidak tumbang karena kesulitan hidup. Hari-hari ini kita saksikan betapa banyak orang yang bingung, stress, putus asa, bunuh diri, membunuh orang, dan betapa banyak fitnah yang tersebar di mana-mana, semua itu seperti udara YANG keruh bagi kita.
          Kalau kita tidak bisa mengubah keadaan ini, paling tidak kita menjaga diri agar tidak tumbang oleh keadaan. Pertama kali yang harus kita lakukan adalah memperkuat keimanan kepada Allah SWT. Hal yang paling penting adalah, bagaimana cara kita memperkuat keimanan?, Setiap kali khutbah, kita mendengar ajakan agar bertaqwa kepada Allah SWT, tapi masalahnya, bagaimana caranya agar kita bertaqwa kepada Allah SWT?. Hal itu tidak cukup hanya digemborkan saja terus selesai, karena yang demikian itu baru berita bahwa kita harus bertaqwa.
          Di dalam Kitab Ihya' 'Ulumuddin karya Imam Ghazali, terdapat tata cara memperkuat keimanan kepada Allah SWT, yaitu: Pertama kali kita harus mengenal Allah SWT sebagai Dzat yang serba Maha, yakni Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Pengatur, dan sebagainya. Mengenal Allah SWT di sini tidak cukup hanya kita bayangkan dengan akal. Kenapa?, karena dalam Surat Asy-Syura : 11 disebutkan:
LAISA KAMITSLIHI SYAI'UN
"Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia"
Edufunia Right. Diberdayakan oleh Blogger.